Sudah siapkah kamu menghadapi lebaran? Jika keluargamu termasuk keluarga yang memegang teguh tradisi perayaan bersama keluarga besar, baik dengan mudik ke kampung halaman maupun sekedar silaturahmi, kamu akan menerima “serangan-serangan” tidak terhindarkan dari keluarga besar.

Meski tidak semua dari pertanyaan ini menyebalkan -bahkan mungkin beberapa betul ditanyakan dengan niatan tulus- tidak jarang pertanyaan-pertanyaan ini menyergapmu saat mood-mu sedang tidak prima untuk menjawab berentet layaknya sedang berada dalam konferensi pers. Karenanya, persiapkan diri dengan siasat-siasat ulung untuk menangkis pertanyaan-pertanyaan yang datang dengan sigap.

 

Pertanyaan: “Gendutan, ya?”

Penjelasan: Menerima pertanyaan ini, kamu tidak perlu langsung tersinggung atau insecure. Keluargamu tidak memegang data perkembangan berat badan kamu atau betulan mengukur lingkar pinggangmu. It’s all in their mind. Untuk menyiasati pertanyaan usil seperti ini, berikan jawaban usil.

Jawaban: “Iya, Tante. Aku emang lagi program robust diet untuk ningkatin daya tahan tubuh dan stamina aku. Programnya enak, kalau Tante mau, aku bisa ajarin.” *kemudian habiskan waktu untuk “bercerita” panjang lebar tentang program diet fiktif ini dan berharap dia percaya. Tahun depan, sapa saudara ramahmu ini dengan “Tante gendutan, ih! Berhasil, ya, Robust Diet-nya?”

Testimoni
Bintang Lestada
22 Tahun – Atlet Lari (Dari Kenyataan):

‘”Gue pernah ditanya Tante kenapa ga kurusan, gue bales becandain aja, “Ya gimana mau kurus kalau makanan tante ga abis, harus aku yang abisin..”‘

 

Pertanyaan: “Keterima di mana?”

Penjelasan: Meski kamu adalah manusia tercerahkan yang sudah cukup imun dan dewasa menghadapi mitos-mitos “Kampus Unggulan dan Kampus Non Unggulan”, “PTN Bagus, PTS Bapuk”, serta mitos-mitos lainnya terkait universitas, banyak dari keluarga kamu yang masih mempercayai mitos tersebut dan akan menunjukkan ketidaksukaan mereka terhadap PTS lewat raut muka atau perlakuan yang berubah. Jangan khawatir. Gunakan trik psikologi “Benjamin Franklin Effect” dan buat pembicaraannya lebih menyenangkan.

Jawaban: Jawab jujur saja, apapun kenyataannya. Kuncinya bukan pada apakah mereka setuju dengan kampus dan program studi pilihanmu atau tidak, melainkan ke arah mana pembicaraan berikutnya mengalir. Kuncinya: buat mereka merasa berguna dengan banyak-banyak bertanya mengenai program studi yang kamu sasar, tanyakan apakah mereka punya teman yang pernah berkuliah di jurusan tersebut. Jika jawaban mereka kurang memuaskan, beri penutup pamungkas yang mengalihkan beban pembicaraan pada mereka: “Kalau nanti om ada info, kasih tahu aku, ya!”

Testimoni
Ayesa Vawandia
22 Tahun – Individu Merdeka:

‘Dibawa troll aja, lah. Tahun depan juga ditanya hal yang sama. “Saya ditungguin pasangan hidup di PTS, Om. Hehehehehe..”’

 

Pertanyaan: “Udah punya pacar?”, “Mana pacarnya? Koq ga dibawa?”

Penjelasan: Menikah dan beranak-pinak merupakan tradisi yang sangat esensial dalam lembaga keluarga. Karenanya, jangan heran kalau ini menjadi pertanyaan langganan. Intervensi keluarga tidak akan berhenti meski kamu membawa gandengan. Karenanya, jangan langsung tergiur dengan tawaran jasa “pacar sewaan” yang beredar di FJB Kaskus. Salah-salah, kedokmu terbongkar dan kamu jadi malu sendiri. Lebih baik, beri jawaban jujur dan banyak-banyak bertanya untuk mengalihkan fokus pembicaraan pada mereka.

Jawaban: “Wah, belum punya pacar, Tante. Tante waktu kuliah apa triknya, sih, koq bisa banyak pacar? Dulu, jaman Tante, kalo anak muda pacaran, ke mana, sih?”

Testimoni
Sahid Permana
23 Tahun – Semut Pekerja:

‘Udah, jawab aja gini, “Waduh.. Berat, Tante.”’

 

Kadang, anggota keluarga yang usil dengan pertanyaan-pertanyaan menjebak hanya ingin ngobrol panjang-lebar dengan kamu. Karenanya, alihkan beban pembicaraan ke mereka, supaya kamu hanya perlu mengangguk-angguk saja atau melontarkan pertanyaan-pertanyaan pancingan supaya mereka lebih banyak bercerita.

Bagaimana dengan kamu? Apa kamu juga punya siasat-siasat unggulan untuk “menangkis” pertanyaan-pertanyaan berpotensi menyebalkan yang sering diutarakan saat lebaran? Atau, kamu punya pertanyaan-pertanyaan lebaran yang lebih menyebalkan?

Ikuti Timeline kami di Official LINE @BagiKata dan bagikan ceritamu di sana ya!


  • Hi, this is a comment.
    To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
    Commenter avatars come from Gravatar.

  • adya

    Wah menarik ya! Lebaran gue juga penuh pertanyaan kayak gini. Mostly tentang kawin sih

YANG TERBARU

Ulasan : Marvel’s Avengers: Infinity War

BagiKata.com – EPIC. Hentikan apapun yang kalian lakukan dan pergi ke bioskop terdekat di sekitar kalian. Ada 1 post-credit scene yang


Overlooked Movies 2017

www.bagikata.com – Bagi kalian yang gemar nonton film ke bioskop, pasti tahu bahwa banyak sekali judul film bagus dan telah ditunggu-tunggu


Hindia’s Year In Music 2017 : Rank 21

www.bagikata.com – Jejak misoginis dapat ditemukan di mana-mana, begitu pula dalam musik—baik di industrinya maupun dalam trope dan tradisi berbagai genre.