BagiKata.com – Beberapa waktu yang lalu, gue mendapatkan sebuah pertanyaan di ask.fm gue tentang selingkuh dan rasa insecure yang disebabkanya.

“Kak, aku pernah di selingkuhi. Jadi sekarang aku mulai takut kalau pacarku ngapa-ngapain. Aku minta cek hapenya nggak boleh.”

Kadang gue cuma bisa menghela napas ketika dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan seperti ini. Gue bukan pakar dalam hal asmara, tapi beberapa bad relationship yang pernah gue alami memberikan pengalaman dan pengetahuan untuk masalah ini. Semua orang di dunia ini sepertinya pernah bersinggungan dengan yang namanya perselingkuhan. Entah itu berselingkuh atau bahkan menjadi korban perselingkuhan. Mulai dari yang masih pacaran hingga yang sudah di level pernikahan.

Terus kenapa kita selingkuh?

Adhitya Mulya di novel Jomblo pernah bilang kalau cuma ada dua hal yang bikin orang selingkuh. Dia belum bisa memberikan yang terbaik buat pasangannya, atau pasangannya belum bisa memberikan yang terbaik untuk dia.

selingkuh

Seperti apapun kasusnya, ada satu hal yang gue tau tentang perselingkuhan. Selingkuh itu selalu dilakukan secara sadar.

Orang bisa saja berdalih kalau perselingkuhan adalah suatu kekhilafan, tapi gue  pribadi nggak setuju. Ada banyak sekali fase yang harus dilalui seseorang untuk berselingkuh. Mulai dari berkenalan, flirting, ampe tititnya masuk. Masa di antara semua fase itu, nggak ada masa dimana dia bisa berpikir kalau apa yang dilakukannya itu salah dan mengkhianati komitmen?

Perselingkuhan sering kali dipengaruhi ketidakmampuan seseorang untuk membedakan kerahasiaan (secrecy) dan keleluasaan pribadi (privacy).

Orang-orang yang tidak suka handphone nya diaudit oleh pasangan sering kali disalahartikan sebagai gejala-gejala berselingkuh. Padahal kenyataannya, seseorang yang nggak mau hape nya dicek bukan berarti sedang menyembunyikan sesuatu, tapi karena sudah memasuki ranah privat.

Jadi langkah pertama dalam hal ini adalah kemampuan untuk membedakan kerahasiaan (secrecy) dan keleluasaan pribadi (privacy).

Hal lain yang sering menyebabkan perasaan incesure adalah ketika menghadapi pasangan yang sibuk. Hal-hal remeh temeh seperti lamanya membalas pesan atau frekuensi untuk saling mengabarkan sering kali dianggap sebagai tanda bahwa perhatian yang sudah berkurang.

Padahal pada kenyataannya, ketidakmampuan untuk meng-handle perasaan ketika menganggur adalah penyebabnya.

Tips untuk seseorang yang punya pacar yang sibuk adalah; jadilah pribadi yang sibuk. Cobalah untuk mengisi hari dan pikiran dengan hal-hal lain, bukan cuma mikirin pacar lagi dimana dan sedang apa. Jadikan proses jatuh cinta sebagai proses yang melengkapi hidup bukan menjadi keharusan.

Angry couple sitting on bench in city.

Falling in love should be complementary, not mandatory.

 

Terus orang yang selingkuh perlu dikasi kesempatan kedua nggak?

Jawabannya; tergantung. Beberapa orang mungkin akan cukup berbaik hati untuk memaafkan dan memberikan kesempatan kedua. Tapi yang gue tau, ketidakmampuan untuk menghargai komitmen itu sudah masuk kedalam karakter seseorang. Sama halnya seperti berbohong atau kebiasaan bangun pagi. Itu adalah suatu hal yang sulit sekali untuk diubah.

Selingkuh sekali, biasanya akan ada selingkuh yang kedua atau mungkin yang ketiga.

He cheated on you once the fool is on him. But if he cheated on you twice, the fool is on you.

Gue akan selalu menyarankan semua orang yang gue kenal ketika mereka dihadapkan dengan perselingkuhan, solusinya adalah untuk mengakhiri hubungan yang mereka punya, apalagi masih dalam level pacaran. Karena menurut gue, nggak ada gunanya mempertahankan sebuah hubungan yang sudah tidak didasari oleh rasa saling percaya. Buat apa punya hubungan yang selalu berangkat dari kekhawatiran dan rasa insecure? Selalu takut untuk diselingkuhi dan dikhianati?

Conflict between the man and the woman

Dan apapun penyebabnya, solusinya adalah keluar dari hubungan yang sudah tidak sehat, mencari orang yang baru atau kalau perlu nikmati kejombloan. Belajar membahagiakan diri sendiri dulu, sebelum nanti membahagiakan orang lain.

Karena akan jauh lebih baik menjadi single daripada menghabiskan waktu dengan orang yang salah.

 

Foto: Tumblr, Pinterest, The Daily Beast


Tirta ‘Romeo Gadungan’ Prayudha

Disunting Oleh BagiKata


YANG TERBARU

Overlooked Movies 2017

www.bagikata.com – Bagi kalian yang gemar nonton film ke bioskop, pasti tahu bahwa banyak sekali judul film bagus dan telah ditunggu-tunggu


Hindia’s Year In Music 2017 : Rank 21

www.bagikata.com – Jejak misoginis dapat ditemukan di mana-mana, begitu pula dalam musik—baik di industrinya maupun dalam trope dan tradisi berbagai genre.


Hindia’s Year In Music 2017 : Rank 22

www.bagikata.com – Dalam jangka waktu satu tahun, salah satu negara yang menjadi kiblat dunia dalam kebudayaan barat berhasil mengganti presiden kulit