BagiKata.com – Terkilir atau keseleo pasti nyaris pernah dirasakan oleh semua orang. Terkilir atau yang biasa disebut dengan sprain disebabkan oleh trauma yang menyebabkan peregangan atau bahkan robekan di antara ligamen. Sprain yang paling sering terjadi yaitu di pergelangan kaki, dikenal dengan ankle sprain. Seringkali terkilir mendapatkan penanganan yang salah, oleh karena itu sebelum terjadi pada diri kalian, yuk kenalan lebih jauh trauma ini!

Bagaimana gejalanya?

  1. Nyeri yang muncul secara tiba-tiba
  2. Pembengkakan pada sendi
  3. Memar atau perubahan warna kulit di sekitar sendi yang terkena
  4. Ketidakmampuan untuk menggerakkan anggota tubuh yang terkena
    1. Jika terkilir pada kaki, maka akan sulit untuk berjalan
    2. Jika terkilir pada tangan, maka akan susah untuk mengangkat beban

 Apa yang dilakukan sebagai pertolongan pertama?

Prinsip pertolongan yang dapat dilakukan yaitu RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation)

  1. Rest (Istirahat)

Hal ini untuk mencegah cedera lebih lanjut dan memulai proses penyembuhan. Istirahatkan anggota tubuh yang mengalami cedera dan jangan melakukan aktivitas yang dapat memperburuk cedera.

  1. Ice (Es)

Gunakan es sebagai terapi untuk menghilangkan rasa nyeri dan mengurangi pembengkakan. Es dapat dibalut dengan handuk atau dalam kantong. Letakkan es tersebut pada daerah yang cedera selama 15-20 menit setiap 60-90 menit.

  1. Compression (Kompresi)

Kompresi dapat dilakukan dengan menggunakan kain elastis atau perban untuk mengurangi pembengkakan. Pembalutan daerah yang terkilir harus kuat tetapi tidak boleh terlalu ketat karena akan mengganggu sirkulasi darah. Sebaiknya kompresi dihentikan pada saat menjelang tidur.

  1. Elevation (Elevasi)

Posisikan daerah yang cedera lebih tinggi dari jantung dan letakkan bantal atau penyangga di bawahnya agar pembengkakan dapat berkurang. Cara ini lebih efektif jika dilakukan saat berbaring.

Untuk mengurangi nyeri yang timbul, dapat mengkonsumsi obat anti nyeri yang dijual bebas di apotik (Over-the-counter Drugs) seperti Paracetamol atau Ibuprofen.

Kapan harus ke dokter?

      Segera konsultasi ke dokter jika ditemukan hal-hal seperti di bawah ini :

  1. Jika terjadi deformitas/perubahan bentuk dari anggota tubuh yang terkena
  2. Nyeri dan bengkak yang sangat parah
  3. Anggota tubuh yang terkena tidak dapat digerakkan

Bagaimana cara mencegahnya?

  1. Lakukan pemanasan rutin sebelum berolahraga
  2. Gunakan alas kaki yang sesuai
  3. Jaga keseimbangan tubuh
  4. Berhati-hati jika berjalan pada bidang yang tidak datar
  5. Konsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga kesehatan sendi dan otot

Semoga dengan artikel ini, Kawan BagiKata semakin paham bagaimana cara yang tepat untuk menangani keseleo baik pada diri sendiri maupun orang lain!


dr. Ahdini Zulfiana adalah seorang dokter yang juga merupakan kontributor BagiKata. Melalui
BagiKata, dirinya ingin menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peduli pada isu kesehatan.

Disunting oleh tim BagiKata.


YANG TERBARU

Warga Lokal – Bunuh Diri: Tak Pandang Bulu

BagiKata.com – Beberapa tahun lalu, saya mendapat pesan singkat dari teman dekat saya. Bahwa dirinya ingin bercerita. Tumben, pikir saya. Kondisi kami


Serba-Serbi Menstruasi

BagiKata.com – Siklus menstruasi merupakan siklus yang dinamis. Setiap perempuan bisa mengalami siklus yang berbeda dengan perempuan lainnya. Variasi ini biasanya normal.


Warga Lokal – Hidup Lebih Positif dengan Rutin Bersyukur

BagiKata.com – Hidup positif (baca: bahagia) itu tidaklah sulit. Terkadang hal-hal kecil yang tidak kita sadari membuat kita bahagia loh. Sayangnya,