BagiKata.com – Seringkali kita mendengar kalimat “Jangan sedih ya, you’ll get better.”

Semua terdengar klise dan tidak membantu apa-apa jika kalimat itu kita dengar tepat saat ada suatu kejadian tidak menyenangkan menimpa kita. Untuk sebagian orang, kalimat-kalimat bernada sejenis sebenarnya sudah diketahui oleh mereka yang sedang mengalami.

Tapi pertanyaannya, “Kenapa sih orang gak boleh sedih?”

Sedih adalah perasaan yang sangat manusiawi dan sudah jadi bagian dari ekspresi emosi yang kadang tidak bisa diatur oleh manusia. Bahkan salah satu hasil riset mengatakan bahwa emosi adalah sebuah reaksi fisik yang alami dan sulit untuk dikendalikan (Blackedge & Heyes, 2001). Terjadi pada beberapa orang, setiap orang dan termasuk saya sendiri. Contohnya pada saat saya sedih saya seringkali tidak bisa berkata apa-apa, kemudian tiba-tiba air mata mengalir bahkan tanpa sempat saya kendalikan. Hal tersebut tentu saja adalah bagian dari ekspresi emosi yang tidak hanya saya yang mengalami tapi juga beberapa orang saat merasa sedih.

sad-wallpapers-24

Lain halnya dengan teman saya, yang saat sedang sedih justru ia cenderung sering tertawa, ini agak ironis karena ia seperti menertawakan kesedihannya sendiri. Ada juga pengalaman teman saya yang lainnya, yang saat sedih justru ia memiliki nafsu makan yang sangat besar dan sering bicara dengan nada bersemangat yang meluap-luap. Mungkin kamu juga mengalami hal-hal tersebut atau justru saat sedih kamu cenderung menjadi pendiam, suka menyendiri, dan bahkan susah tidur.

Lalu apakah sedih itu salah?

Ekspresi emosi pada hakikatnya adalah kecenderungan bagaimana manusia beradaptasi dengan suatu keadaan yang di luar kendalinya, untuk itu masing-masing orang punya cara masing-masing untuk menghadapinya. Stigma ‘tidak boleh sedih’ seharusnya dapat diminimalisir kerena beberapa perasaan seperti sedih dan kecewa memiliki tingkat relativitas untuk bisa cepat atau tidak untuk diatasi, diselesaikan, dan kemudian dihilangkan.

o-sad-headphones-facebook

Lantas apa yang salah?

Konsep benar atau salah tidak bisa semua dapat ditreima dalam satu perspektif. Banyak yang bilang tidak boleh larut dalam kesedihan, jangan lari dari masalah, atau jangan sampai tidak ikhlas dalam menerima kekecewaan. Saya justru punya opini sebaliknya, jika sedih adalah bagian dari warna kehidupan dan setiap manusia mengalaminya maka setiap manusia berhak untuk mengatasi kesedihan dengan caranya masing-masing. Mungkin dengan menangis, marah, atau sejenak pergi mencari ketenagan agar nantinya perasaan-perasaan sedih itu bisa teratasi, terselesaikan, dan hilang begitu saja.

Yang harus disadari oleh setiap kita bahwa sedih dan kecewa adalah fase yang sangat mungkin dialami manusia, maka tidak ada yang salah dengan perasaan-perasaan yang bersebrangan dengan perasaan bahagia.

sad-boy-desktop-background

Saya sendiri biasa kecewa saat ada hal yang tidak sesuai dengan harapan saya. Mungkin langkah pertama yang baik untuk dilakukan dalam menghadapi kesedihan adalah menerima dan menyambut kesedihan itu sendiri. Kita tidak perlu menolak perasaan yang kita alami kalau justru itu membuat kita lebih menderita dari sebelumnya. Maka setelah kita tahu dan sadar betul bahwa kita sedang mengalami kesedihan dan dengan terbuka menerimanya, setelah itu pula kita mengalami fase mengekspresikan emosi yang tidak bisa kita kendalikan secara sadar seperti menangis, marah, berdiam diri, dll. Mungkin setelah kita bisa dengan terbuka menerima kesedihan, kita akan mampu berdamai dengan perasaan tersebut untuk dapat mengatasi, menyelesaikan, dan menghilangkan perasaan sedih yang dialami.

Jadi apakah sedih itu salah?

Yang salah justru saat kita tidak bisa menerima kalau perasaan sedih adalah salah satu bagian terpenting yang membuat kita tetap hidup sebagai manusia.

Jadi bersedihlah jika perlu, kemudian berdamailah dengan kesedihan itu agar kesedihan tak perlu waktu yang lama untuk kita biarkan pergi.

 

Foto: Ottmag, Tumblr


Muthia Zahra Feriani

Disunting Oleh BagiKata


YANG TERBARU

Warga Lokal – Bunuh Diri: Tak Pandang Bulu

BagiKata.com – Beberapa tahun lalu, saya mendapat pesan singkat dari teman dekat saya. Bahwa dirinya ingin bercerita. Tumben, pikir saya. Kondisi kami


Serba-Serbi Menstruasi

BagiKata.com – Siklus menstruasi merupakan siklus yang dinamis. Setiap perempuan bisa mengalami siklus yang berbeda dengan perempuan lainnya. Variasi ini biasanya normal.


Warga Lokal – Hidup Lebih Positif dengan Rutin Bersyukur

BagiKata.com – Hidup positif (baca: bahagia) itu tidaklah sulit. Terkadang hal-hal kecil yang tidak kita sadari membuat kita bahagia loh. Sayangnya,