BagiKata.com – Telaah akhirnya kembali lagi! Setelah absen beberapa bulan, karena desakan para user yang meminta Telaah diadakan kembali, akhirnya beneran kembali lagi!

Tanggal 4 Mei 2019 nanti kami akan mengadakan Telaah Kelima yang berjudul The Branding Tinder – Audience Matchmaking 101.

BagiKata - Telaah Kelima Reschedule

Yang akan dibahas di Telaah Kelima kali ini adalah antara lain bagaimana cara yang tepat untuk menemukan market atau pasar (audiens) yang sesuai dengan produk atau brand kamu. Poin-poin penting yang akan dibahas antara lain :

  1. Berbagai cara untuk menemukan pasar yang sesuai untuk dijadikan sasaran produk atau brand kamu.
  2. Bagaimana caranya untuk menentukan profil audiens yang cocok (secara demografis dan psikografis).
  3. Menemukan motivasi dan hal yang tidak disukai dari audiensmu.
  4. Mengimplikasikan audiens yang tepat kepada bisnis dan produkmu.

Seru kan? Telaah kali ini materinya sangat cocok untuk kamu yang berkeinginan untuk memulai bisnis atau mungkin bekerja untuk membesarkan produk/brand kamu! Sebelum Telaah Kelima ini, fasilitatornya (Athia) juga sudah pernah mengajar di Telaah Kedua loh! Video cuplikan keseruan di Telaah Kedua bisa kamu lihat di video di bawah ini

Tempatnya ada di Loophaus Co-Working Space yang lokasinya dapat kamu lihat melalui google maps di bawah ini:

Untuk biaya pendaftaran sebesar Rp.150.000,- yang sudah termasuk makan siang dan juga sertifikat digital. Registrasi di Loophaus akan dimulai pukul 09.30 WIB dan acara akan dimulai pukul 10.00 WIB.

Menarik kan? Nah untuk mendaftarkan diri kamu silakan klik tautan ini.


YANG TERBARU

Perempuan dalam Industri Teknologi

BagiKata.com – Dalam era globalisasi, peran dan posisi perempuan dalam dunia kerja semakin meningkat signifikansinya, tidak terkecuali di Indonesia. Di Indonesia


Sebuah Surat Untuk Kandidat

Teruntuk para kandidat yang telah berhasil membuat kami terkesan dan dipenuhi harapan namun terpaksa kalah oleh ia yang lebih cuan;


Layanan Antar Makanan di Indonesia

BagiKata.com – Pertumbuhan aplikasi teknologi yang menawarkan jasa transportasi seperti Go-Jek dan Grab terus meningkat hingga saat ini. Perusahaan jasa berbasis