BagiKata.com – Saat itu saya masih terjaga jam 2 dini hari ketika saya mendengar berita soal Chester Bennington, vocalist band Linkin Park yang mengakhiri hidupnya. Belum lama sebelum itu, media sosial dihebohkan berita Oka Mahendra, yang menurut rumornya mengakhiri hidupnya juga. Saya cuma bisa diam, tidak tahu harus berkata apa. Bagaimana seseorang yang sukses, hidupnya terlihat sempurna, dipuja-puja banyak orang seperti mereka mengakhiri hidupnya? Lalu saya berpikir lagi, tentunya kita tidak pernah tahu masalah apa yang sedang dilalui orang tersebut. Kita tidak tahu tekanan seperti apa yang dia rasakan.

Pernah nggak ketika sedang ada masalah, lalu saat cerita ke orang lain respon yang didapat seperti “nggak usah lebay” atau “baper amat”? Padahal, mereka tidak tahu seberat apa masalah yang sedang dihadapi. Tidak bisa dipungkiri setiap orang pasti mempunya masalah, akan tetapi masalah yang menurut kita masalah kecil belum tentu kecil untuk orang tersebut dan begitupun sebaliknya. Setiap orang punya coping stress mechanism masing-masing.

Latar belakang psikologi saya membuat saya sempat berinteraksi dengan beberapa orang yang pernah ada di posisi ini. Keadaan dimana merasa menyakiti diri sendiri dan pikiran untuk mengakhiri hidup adalah jalan keluar dari masalah yang sedang dihadapi. Menyakiti diri sendiri menutupi rasa sakit hati yang dirasakan. Yang saya dapat dari cerita mereka adalah mereka merasa tidak berguna, merasa menjadi beban untuk orang disekitarnya. Ada juga yang merasa sendiri dan tidak ada yang peduli kepada dia. Ketika saya tanya mengapa tidak mencoba untuk mendapatkan bantuan professional, jawaban mereka dikarenakan masalah finansial, tidak mau dinilai buruk, takut jika harus memberitahu keluarga.

Hal-hal seperti ini kadang bikin kita sadar bahwa kesehatan mental adalah hal serius. Sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Mungkin saya naif tapi sttigma bahwa meminta bantuan professional artinya “gila” harus berhenti. Kalau kamu merasa ada di situasi tersebut, meminta bantuan itu sangat penting. Mungkin pertama kamu bisa cerita ke keluarga, atau teman yang kamu percaya, kalau kamu religius cobalah untuk berdoa kepada yang maha kuasa.

Perlu diingat juga kalau sudah mengganggu aktivitas sehari-hari kamu, sebaiknya mintalah bantuan professional. Saya sendiri selalu percaya bahwa bunuh diri bukan jawaban dari masalah kamu, karena kamu berharga dan di luar sana ada orang yang siap membantu kamu. Untuk kamu yang mengetahui seseorang yang butuh bantuan, pinjamkan telinga dan pundak kamu, sometimes all they need is to be listed and know that someone is there for them.

Saya ingin mengakhiri dengan ini; tidak apa-apa kalau kamu merasa sedang di bawah. Tapi percayalah kalau kamu kuat, kamu berharga, dan apapun yang terasa berat sekarang, akan menjadi lebih baik.


Artikel ini ditulis oleh Allegra, bagian dari tim operasional BagiKata yang juga merupakan seorang sarjana psikologi.

Disunting oleh tim BagiKata.


YANG TERBARU

Keseleo

BagiKata.com – Terkilir atau keseleo pasti nyaris pernah dirasakan oleh semua orang. Terkilir atau yang biasa disebut dengan sprain disebabkan oleh trauma yang


Monday Blues?!

BagiKata.com – Hari Senin adalah hari yang umumnya paling diantisipasi oleh mereka yang memulai kegiatan di hari tersebut. Hampir setiap orang


Podcast Itu Apa?

BagiKata.com – Tanyalah orang disebelahmu, berapa banyak buku yang sudah ia selesaikan  dalam sebulan ke belakang ini. Kalau ia sudah menyelesaikan